Masih banyak kehidupan yang belum terlalui, dan masih banyak
kehidupan di luar sana yang belum diketahui, kehidupan seorang pengemis,
fakir, yatim, gelandangan, orang cacat, buta, lumpuh, dan panti jompo,
dalam hati bertanya bagaimana cara mereka tuk tetap bertahan dan tuk
hidup? dalam pikiran jelas tergambarkan mungkin mereka semua berjuang
tuk hidup, meskipun menurut mereka hidup kurang sempurna, menderita,
kelaparan, yang penting cukup buat makan, walaupun tidur dijalan yang
penting ada tempat, dan mereka tetap ingin hidup, taat kala mereka
pernah bingung, pusing, bahkan stresss, namun kehidupan akan tetap
berjalan, masalah dan problema kehidupan sudah ada takarannya, coba
pikirkan dan tanya kepada hati yang suci " Lihatlah kepada
orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di
atasmu, karena yang demikian lebih patut, agar kalian tidak meremehkan
nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu” (HR. Bukhari). Sudahkah
kalian mensyukuri apa yang telah diberikan? walaupun itu tak sempurna
dan rasanya kurang bila cuma mengucapkan kata
Alhamdulillahirrobilalamin... seperti lampu yg tiba padam lalu kita
berucap Astagfirulloh al adzim dan lampu tiba2 hidup lagi lalu berucap
Alhmadulillah, coba renungkan kalau tidak ad mati lampu dan lampu hidup
kembali... kata Astagfirulloh al adzim dan Alhmadulillahirobbil
alamin mungkin tak tersucap, maaf kawan kita hanya sibuk dengan urusan
kita sendiri, sehingga kita lupa memperhatikan, ya... setidaknya kita
bisa melihat dan mau belajar melihat dari bawah agar kita mengingat lagi
untuk apa dan untuk siapa kita hidup? Jagalah
olehmu lima perkara sebelum datang lima perkara yang lainnya, jaga masa
mudamu sebelum tuamu, jaga masa sehatmu sebelum datang waktu sakit, jaga
masa kayamu sebelum jatuh miskin, jaga masa lapangmu sebelum sempit,
dan jaga masa hidupmu sebelum datang kematian”.(Mustadrok Hakim kitab
roqooq :4/306)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar